Pengertian Motivasi
Motivasi berasal dari bahasa latin movere yang berarti dorongan atau menggerakkan. Ada beberapa pengertian motivasi yang dikemukan oleh beberapa para ahli yaitu:
1. Menurut George R. Terry, Motivasi adalah keinginan yang terdapat pada seorang individu yang merangsangnya melakukan tindakan.
2. Menurut Greenberg dan Baron (1993:114), Motivasi adalah suatu proses yang mendorong, mengarahkan dan memelihara perilaku manusia kearah pencapaian tujuan.
Berdasarkan beberapa pengertian diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa motivasi adalah suatu proses seorang individu dalam berperilaku sedemikian rupa sehingga mau bekerja atau bertindak demi tercapainya tujuan organisasi.
Penerapan Motivasi dalam Organisasi
Dalam kehidupan sehari-hari, motivasi memiliki peranan yang sangat penting. Sebab, motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung perilaku manusia, sehingga mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal.
Saat ini, saya memasuki semester 4 dengan mengambil jurusan Manajemen, Fakutas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Semenjak menjadi mahasiswa baru, saya sudah terjun ke dalam organisasi eksekutif kemahasiswaan dan mengikuti beberapa kepanitiaan pula. Selama berproses tersebut, saya perlahan mulai memahami pentingnya motivasi dalam sebuah organisasi atau kelompok, dan selanjutnya saya akan mengaitkan beberapa teori yang sudah saya pelajari di bangku perkuliahan dengan kehidupan aktual organisasi saya.
Tujuan Jelas
Ketika saya menjadi fungsionaris Badan Eksekutif Mahasiswa FEB UB, hampir setiap bulannya saya diminta untuk mengisi sebuah kuisioner yang didalamnya kita harus menuliskan visi misi dan juga implementasi apa saja yang sudah kita lakukan. Pada awalnya, saya merasa bingung dan bertanya-tanya mengapa kami harus terus mengisinya setiap bulan. Sampai pada di pertengahan periode, saya akhirnya sudah hafal visi misi yang ada di luar kepala dan sebisa mungkin kami selaku fungsionaris menjunjung tinggi nilai yang dibawa dan turut bersama-sama mencapai tujuan. Menurut saya, ini adalah bentuk penanaman nilai yang secara tidak langsung mendorong para anggotanya untuk berperilaku dan bekerja sesuai dengan koridor dan visi organisasi. Hal ini tentu sangat baik dan dapat meningkatkan sense of belonging para anggotanya.
Apresiasi
Selanjutnya adalah constant appreciation yang diberikan. Menjadi bagian dari organisasi yang melayani kesejahteraan mahasiswa tentu bukan hal yang mudah. Ada beberapa program kerja yang memang sifatnya daily atau harian, mingguan, bulanan, atau periodik. Dengan cukup banyaknya jobdesc yang ada, tentu terkadang saya pribadi merasa jenuh dan lelah dengan rutinitias yang ada, dan tak jarang pula menyebabkan beberapa pekerjaan sedikit tertunda akibat kewalahan dalam mengimbangi peran sebagai mahasiswa dan juga anggota organisasi. Namun yang membuat saya terkhususnya bisa bertahan adalah karena lingkungan organisasi saya yang sangat positif dan apresiatif. Ketika baru menyelesaikan program kerja harian yang merupakan tanggung jawab saya, tak jarang departemen yang menaungi saya membelikan makan, kopi, atau bahkan susu dan tak lupa dengan kata-kata apresiasi untuk meningkatkan kembali semangat saya. Dan hal ini juga dilakukan kepada seluruh anggota secara bergantian sehingga iklim organisasi nya membuat saya sangat nyaman dan merasa betah berada disana. Tak lupa pula, setiap bulan akan selalu ada Staff of The Month yang memberikan apresiasi kepada staff dengan kinerja yang baik dan pada akhirnya memicu anggota lainnya untuk bekerja lebih giat sehingga mampu menciptakan iklim prestatif. Dapat disimpulkan bahwa teori tentang iklim organisasi memengaruhi tingkat kinerja seseorang memang benar adanya.
Refreshing
Tak jarang pula setiap bulannya akan selalu ada refreshing untuk merekatkan internal dan tentunya memberikan sedikit “break” kepada anggota untuk rehat sejenak dari hiruk pikuk organisasi. Dalam organisasi saya juga ada “Sport day” dimana kita bisa berolahraga dan bersenang-senang bersama. Bentuk motivasi dengan cara yang fresh seperti ini menurut saya sangatlah efektif karena seperti yang kita ketahui bersama, suasana hati yang baik akan menghasilkan kinerja yang baik pula, dan tak jarang dapat meningkatkan kreativitas.
Feedback Secara Kontinus
Kemudian ada pula Coaching Clinic dan Performance Appraisal dimana para anggota di evaluasi dan juga dipersilahkan untuk menyampaikan kritik, saran, keluh kesah dan pendapatnya kepada sesama anggota, sampai pada pimpinan organisasi. Setiap CC dan PA, saya merasa ada wadah untuk menyampaikan isi hati dan juga sekaligus bertukar pikiran dengan yang lebih berpengalaman. Saya juga diberikan feedback mengenai kinerja saya di dalam organisasi dan hal itu juga menjadi evaluasi serta motivasi bagi saya untuk menjadi lebih baik lagi.
Pelatihan
Selama menjadi fungsionaris BEM, saya juga senantiasa diberikan banyak pelatihan Self Improvement maupun upgrading-upgrading lainnya yang sangat membantu saya dalam melakukan jobdesc dan berdampak pada peningkatan kepercayaan diri saya. Melalui pelatihan yang diberikan ini pula, kami merasa diberdayakan sehingga potensi yang ada dalam diri masing-masing anggota dapat dikeluarkan secara optimal.
Kompensasi
Dalam teori motivasi, salah satu unsur yang paling penting adalah kompensasi atau gaji. Dan karena organisasi seperti BEM adalah organisasi non-profit, maka para pemimpin di organisasi ini senantiasa menanamkan bahwa semua kegiatan yang kita lakukan menciptakan kebermanfaatan untuk mahasiwa dan masyarakat sekitar, dan bagi saya itu adalah kompensasi yang lebih dari cukup dan membuat saya semakin termotivasi lagi. Ada sebuah kutipan yang dipegang teguh dalam organisasi saya, yang membuat saya merasa tersentuh dan ingin memberikan kontribusi yang lebih besar di dalam BEM, yakni "Mendidik adalah tanggung jawab orang terdidik, dan mengabdi adalah tanggung jawab orang yang tahu balas budi".
Sehebat apapun rencana yang telah dibuat oleh ketua organisasi, apabila dalam proses aplikasinya dilakukan oleh anggota yang kurang atau bahkan tidak memiliki motivasi yang kuat, maka akan menyebabkan tidak terealisasinya rencana tersebut.
Salsabila Rahmadina
195020207111102



